Tapin Akan Berdayakan PMI Yang Pulang Dari Luar Negeri

27 Juni 2022 05:57:43 Admin : Sekretariat Daerah
Editor : Sekretariat Daerah



Tapin Akan Berdayakan PMI Yang Pulang Dari Luar Negeri

Rantau,– Pemerintah Kabupaten Tapin siap berdayakan milenial yang telah selesai bekerja di Luar Negeri khususnya Negara Jepang.

Hal ini dikarenakan Jepang sebagai negara yang maju di berbagai bidang sehingga para pekerja yang pulang nantinya dapat memiliki kemampuan untuk dikembangkan didaerah.

“Setelah 3 Tahun bekerja di Jepang para milenial akan kita berdayakan untuk mengembangkannya di Kabupaten Tapin apa yang telah meraka dapatkan di Jepang,” Ujar Bupati Tapin HM Arifin Arpan, Seusai membuka seleksi Pekerja Migran Indonesia, Rabu 22/06.

Dijelaskan Bupati Tapin HM Arifin Arpan, adanya seleksi pekerja untuk bekerja di Jepang merupakan kesempatan bagus untuk milenial Kabupaten Tapin. banyak hal yang dapat dipelajari selama bekerja disana seperti disiplin kerja orang Jepang, Ilmu pengetahuan dan hal lainnya.

“Banyak hal yang dapat dipelajari oleh Milenial yang bekerja di Negara Maju seperti Jepang,” Ungkapnya.

Untuk itu saya meminta kepada milenial yang terpilih bekerja di Jepang nantinya agar dapat memanfaatkan sebaik mungkin apa yang dapat dipelajari dan diterapkan di Kabupaten Tapin. Sehingga Kabupaten Tapin nantinya dapat lebih berkembang di semua bidang.

“Pelajari semua hal yang bisa nantinya di terapkan di daerah, sehingga Kabupaten Tapin dapat berkembang menjadi lebih baik,” Harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Tapin, Hj Fauziah mengatakan untuk peminat seleksi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sangat banyak untuk Kabupaten Tapin. Ada 75 Pendaftar yang rata – rata adalah milenial.

“Peminat untuk bekerja di Jepang sangatlah banyak dan terbukti pada saat dibuka pendaftaran langsung penuh,” Bebernya.

Lanjutnya, untuk tahap seleksi ada 75 orang peserta yang akan diikut sertakan menjadi 15 orang, sedangkan yang berangkat ke Jepang dari Kabupaten Tapin sebanyak 10 orang. Total keseluruhan PMI di kalimantan selatan sebanyak 150 Orang.

“Untuk penempatan kerja akan disesuaikan dengan tes psikotes nantinya. Dan akan berangkat pada tahun 2023 mendatang,” Ujarnya.